Selasa, 14 Maret 2017

SEUNTAI CERITA

Semangat dalam Hidup
Temaram lampu bohlam di taman bunga, seseorang berbaju putih kusut dengan bauran kotoran tanah diwajah dan bajunya. Ia berjalan menyusuri jalan ditaman itu, dengan membawa karung dan tongkat pengambil sampah. Keringat dikepala dan badannya mulai bercucuran. Namun ia terus saja berjalan dan mencari barang-barang yang dapat ia pungut lalu akhirnya dapat ia jual. Tak pantang menyerah ia lakukan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Mencari Sesuap nasi dan lauk pauk untuk anak dan istrinya ia lakukan setiap hari dalam tumpukan sampah yang ada di pinggir jalan. Tak ada katanya menyerah, tak ada kata putus asa, semua itu ia lakukan dengan penuh rasa ikhlas, dan ia lakukan untuk mendapat ridhonya dari Allah SWT. Teriknya matahari, derasnya air hujan, serta hembusan angin tak kan mampu mematahkan semangatnya dalam hidunya.
Doa dan kerja keras selalu ia lakukan setiap hari, karena hal itulah yang membuat tekad ia tidak menjadi berubah. Niat yang tulus dalam hatinya slalu menjadi motivasi dalam dirinya agar mampu bertahan hidup di dunia ini. Senyuman si kecil dan sang istrinya pun membuat ia terus bangkit dan tetap hidup dalam pedihnya kehidupan dunia ini. Pahit memang ia rasakan dalam lika liku perjalanan ini, namun ia tak pantang arang untuk menggapai kebahagiaan hidup. Karena dalam ingatannya setiap orang itu berhak untuk bahagia dan hidup layak, sesuai dengan kemampuannya sendiri. Roda kehidupan pasti akan terus berputar, kadang diatas kadang dibawah, dan terkadang diantara keduanya.
Hari mulai gelap, namun ia masih saja menyusuri jalan dan tetap mencari sampah yang akan ia jual. Kemudian, seseorang dengan mobil mewah membuka jendela mobilnya dan kemudian melemparkan sesuatu keluar, dan apa yang terjadi ternyata seseorang telah membuang sampah sembarangan ke jalan. Lalu ia berkata dalam hatinya :”mungkin orang itu tak pernah memahami tentang hidup ini dan tidak sadar akan lingkungan disekitarnya. Wes ora popolah yang penting malam ini aku bisa jual sampah ini, dan aku akan dapat uang. Ya mudah-mudahan pekerjaanku ini sing jadi manfaat bagi lingkungan dan orang banyak.” Kemudian ia memungut sampah tersebut dan akhirnya ia pun pulang karena hari mulai larut tengah malam.
Tak terasa sepanjang perjalanan ia terus saja berdoa agar ia slalu dilindungi dan diberikan keberkahan dalam pekerjaannya dan setiap yang ia lakukan semoga menjadi amal ibadah yang sangat bernilai disisi Allah. Akhirnya langkah kakinya sudah sampai didepan pintu rumahnya, “tok...tok...assalamualaikum...bu...bu... bapak pulang,,,,” tak lama kemudian sang istri mendekati pintu tersebut, “ia pak, sebentar,,,” pintu pun langsung dibuka dan bapak tersebut langsung masuk ke dalam rumah dan sang istri langsung menyiapkan minuman dan makanan untuk suaminya tersebut. Ya memang makanan dan minuman seadanya saja yang menjadi sumber makanannya. Tak perlu mewah dengan apa yang ia makan, cukup dengan nasi dan tahu atau tempe saja sudah membuat perutnya kenyang. Karena dalam pikirannya soal makanan itu tak perlu dikhawatirkan, sudah bisa makan nasi saja sudah untung dan tidak menjadi kelaparan. Tak lama kemudian sang istri bertanya kepada suaminya : “pak, gimana kerja hari ini,,, bapak dapat pungutan sampah banyak ?” kemudian si bapak tersebut menjawab : “alhamdulillah bu,, hari ini bapak lumayan dapat hasil pungutan lebih banyak, jadi besok kita bisa jual dan dapat uang banyak dari penjualan itu.” Kemudian, sang istri merasa gembira atas kerja keras yang dilakukan suaminya.
Akhirnya, tak terasa waktu terus berjalan dan menunjukkan sudah pukul 12 malam. Kemudian mereka mengakhiri percakapannya, dan memutuskan untuk beristirahat. Akan tetapi, si bapak tersebut tidak langsung istirahat, ia melakukan sembahyang malam dan berdoa kepada Allah SWT atas rizki yang tlah ia dapatkan pada hari ini, dan semoga di esok hari akan terus mendapatkan kemudahan dalam setiap langkahnya dalam perjalanan hidupnya. Selain itu juga, ia berdoa agar ia dan keluarganya slalu diberikan kesehatan yang baik dan tetap bahagia dalam setiap keadaan apapun.



By : DNMH 

Sesulit apapun perjalanan hidup ini, kita harus bisa menghadapinya. Dan terkadang senyuman kecil kita pun tak kan mampu menutupi segala kepedihan dan pahitnya perjalanan hidup ini.slalu berusaha dan berdoalah yang akan menjadi kekuatan dalam hidup kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar